PARADIGMA MISI MENURUT KITAB KISAH PARA RASUL

PARADIGMA MISI MENURUT KITAB KISAH PARA RASUL

(Oleh : Pdt. M. Filson Habel, M.Th)

Gereja ada karena misi. Oleh karena itu gereja juga harus terus melakukan misi. Tujuannya adalah agar damai sejahtera dari Kabar Baik bisa dirasakan oleh seluruh makhluk ciptaan di muka bumi ini. Namun tidak berarti bahwa misi adalah milik gereja. Gereja harus ingat bahwa misi yang dilakukannya adalah Missio Dei (misi Allah) dan harus senantiasa berpusat pada kehendak Allah atas dunia. Gereja hanya menjadi alat yang dipakai oleh Tuhan untuk melakukan misi-Nya. Lanjutkan membaca PARADIGMA MISI MENURUT KITAB KISAH PARA RASUL

PARADIGMA MISI MENURUT KITAB KOLOSE

PARADIGMA MISI MENURUT KITAB KOLOSE

(Oleh : Lia Afriliani, S.Th)

Misi Allah berisi mengenai maksud dan tindakan Allah di dalam dan untuk seluruh alam semesta demi menghadirkan damai sejahtera.[1] Gereja dipercayakan untuk turut ambil bagian sebagai pelaksana misi Allah. Oleh karena itu, misi yang dilakukan oleh gereja seharusnya senantiasa berpusat pada Allah dan rencana-Nya.[2] Alkitab merupakan sumber biblis bagi gereja dalam menelusuri rencana Allah bagi dunia. Melalui Perjanjian Lama dan Perjanjian Baru, dapat dilihat bahwa sejarah penyelamatan dunia oleh Allah terus berlangsung sejak kejatuhan manusia ke dalam dosa hingga pengorbanan Yesus Kristus di kayu salib. Bahkan selanjutnya melalui para rasul dan gereja, Allah terus berkarya dan hadir hingga akhir zaman.

Lanjutkan membaca PARADIGMA MISI MENURUT KITAB KOLOSE

Melayani di tengah Pandemi (1): Model Pelayanan Online

Pandemi Covid-19 telah membuat banyak orang terdampak, baik itu dari segi korban, keluarga yang berduka, hingga orang-orang terdampak, karena harus diberhentikan oleh tempatnya bekerja. Sekolah, kantor dan rumah ibadah harus ditutup untuk sementara sebagai upaya memutus rantai penyebaran virus ini. Segala upaya telah dilakukan, namun tampaknya penyebaran virus Covid ini semakin masif.

Lanjutkan membaca Melayani di tengah Pandemi (1): Model Pelayanan Online

Meng"eksresikan" pikiran dalam "ekspresi" Kata nan "ekspresif"