Kenapa dan Mengapa?

Sudah lama mau beli charger hp, akhirnya terpenuhi juga. Bukan karena masalah uang, bukan karena masalah nyari yg berkualitas tinggi, entahlah, aku juga bingung. So that, kemarin sore, tepatnya pukul 16.30, aku sempetin beli. Pukul 17.30, saatnya dia beraksi. Colok sana colok sini, “mancungul gambar bakidip-kidip di layar, nah sedang mengisi jar”. Hehe. Tiba-tiba pukul 18.46, entah gimana prosesnya terjadilah sesuatu yang mengakibatkan charger baru itu harus dikubur. Kata orang sini “konslet mun kada tu bakar, hehe, bau hangit lagi “. Hik, sedih juga nggak sampai 3 jam di tanganku, sudah harus wesewesewes.

Next, kira-kira kenapa ya?
– karena murahan (hanya Rp 10.000,-); atau
– karena memang kualitas dari sononya udah jelek; atau
– karena banyaknya beban (3 lampu, 1 TV, 3 charger, dicolok semua), maka si listrik mesti ngorbanin salah satu.he; atau
– karena menggunakan mesin generator alias genset, yang tidak di fasilitasi dengan stavol alias stabilizer.

Yah, kalau jawabannya yang terakhir. Ku hanya bisa berdoa “semoga Tuhan menjamah hati pemerintah, agar mereka bikin program trus ngerealisasikannya agar PLN masuk ke jalan TVRI,Ampah.”

Nasib, tinggal di AMSTERDAM, tapi kayak diam di pedalaman. Memang nggak sampai 20 KK yang tinggal di Jln. TVRI tetapi mereka kan manusia juga yang perlu listrik, untuk sementara itu saja permintaan mereka sejak beberapa tahun terakhir ini, tapi…

Maaf ya, Lia, blog mu jadi tempat pelampiasanku!

8 tanggapan untuk “Kenapa dan Mengapa?”

  1. Ces-cesannya rusak akibat sempat kamu pegang. Makanya hati2 jika memegang sesuatu. Pikirkan dia bakalan rusak..wakkak. Mungkin pihak PLN sudah tahu tentang “keistimewaan” kamu, so……. 😀

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s