Apakah Cerita Daerah ku akan hilang?

Di jaman yang modern seperti sekarang, pengglobalisasian terus mewarnai berbagai aspek dunia. Kemajuan yang kadang bertentangan dengan nilai dasar manusia semakin mendesak nilai budaya tradisional. Akibatnya fatal, beberapa budaya peninggalan leluhur pun di tinggalkan karena di anggap kuno.

Cerita rakyat atau lazimnya di kenal sebagai cerita daerah, merupakan salah satu komposisi dalam budaya daerah. Seyogyanya dapat terus di budaya lisankan bahkan tulisankan sebagai warisan dari nenek moyang kita. Naasnya, orang tua jaman sekarang lebih mempercayakan putra-putrinya berkelana ke alam angan dalam cerita bersama Doraemon, Cinderella, Putri Salju, Shinchan, dan cerita lainnya yang tidak memiliki sangkut paut dengan cerita daerah kita. Anak-anak pun tak akan segan untuk mengeluarkan uang demi membeli sebuah buku, majalah, komik, atau novel yang mereka senangi.

Akibatnya nyata, hanya beberapa orang yang tau mengenai cerita daerahnya, yang lainnya? Jangan tanya.

Apakah ini terjadi karena kita terlalu sibuk untuk sekedar meluangkan waktu untuk bercerita ttg cerita daerah kita? Atau karena sudah tidak ada lagi yang tau mengenai cerita daerah kita? Mungkinkah karena tidak ada orang yang bercerita kepada kita?

Akankah cerita Kalupen hilang?
Atau cerita Janggut Mariang pupus?
Kisah tentang Abeh lenyap?
Tentang Barohong pudar?
Apakah legenda tentang Liang Saragih, Liang Setangkai, Liang Ayah, Liang Jenamit akan hanya tinggal kenangan dalam tempat yang bisu?
Ataukah cerita tentang Putri Mayang hanya untuk bayang-bayang?
Bagaimana kisah kesaktian Tumenggung Guntum?
Dan cerita Itak Gumer haruskah ikut tawang?
Bagaimana cerita tentang Ape dan Nalau?
Terus tentang Ting Kasuit?

Hebatnya, Lia Af adalah salah satu korban kebutaan mengenai cerita rakyat. Hanya tau judul, namun ceritanya tidak tau. Waktu mendengar sekilas beberapa cerita di atas yang katanya masih kena keturunannya, cuma jadi nganga2.

Akan ada banyak pertanyaan karena kita tidak tau. Dan akan ada lebih banyak ketidaktauan karena kita selalu tidak mau tau!

4 thoughts on “Apakah Cerita Daerah ku akan hilang?

  1. Hello Web Admin, I noticed that your On-Page SEO is is missing a few factors, for one you do not use all three H tags in your post, also I notice that you are not using bold or italics properly in your SEO optimization. On-Page SEO means more now than ever since the new Google update: Panda. No longer are backlinks and simply pinging or sending out a RSS feed the key to getting Google PageRank or Alexa Rankings, You now NEED On-Page SEO. So what is good On-Page SEO?First your keyword must appear in the title.Then it must appear in the URL.You have to optimize your keyword and make sure that it has a nice keyword density of 3-5% in your article with relevant LSI (Latent Semantic Indexing). Then you should spread all H1,H2,H3 tags in your article.Your Keyword should appear in your first paragraph and in the last sentence of the page. You should have relevant usage of Bold and italics of your keyword.There should be one internal link to a page on your blog and you should have one image with an alt tag that has your keyword….wait there’s even more Now what if i told you there was a simple WordPress plugin that does all the On-Page SEO, and automatically for you? That’s right AUTOMATICALLY, just watch this 4minute video for more information at. Seo Plugin

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s