Puisi : Terucap Doa di Keheningan Malam

Kala sang mentari tenggelam
Bumi pun di selimuti kegelapan malam
Lingkupi kami dalam cinta-MU
Spanjang malam; hingga pagi esok datang

Saat malam larut menjelang
Dan dunia kami hampir senyap terlelap
Hanya doa yang terucap
Berisi syukur dan maaf

Syukur atas berkat-MU
Maaf kan keraguan kami;
Syukur atas hidup ini
Maaf kan dosa yang di perbuat;
Syukur atas kasih sayang dan cinta
Maaf kan kebencian yang terbersit di hati;
Syukur atas sesama di sekitar kami
Maaf kan laku kami yang sakitkan mereka;
Syukur atas kuasa-MU yang setia
Maaf kan kerasnya hati yang tak sadarinya;
Syukur atas dukacita dalam hidup
Maaf kan hati yang tak ikhlas menerimanya;
Syukur juga atas sgala sukacita
dan
Maaf kan kami yang terlena karenanya

Dimalam yang kian larut ini
Terucap permohonan yakni
Selalu sertai kami
Di setiap hari kami;
Jangan biarkan kami
Berjalan jauh dari pada-MU;
dan Tuntunlah kami tuk berjalan
Dijalan-MU
Sampai menuju ke surga kekal

Temani tidur kami dalam kasih-Mu
Sehingga jika kami terbangun nanti….
Boleh kami dapati
hari yang baru
Bersama-MU, Bapa….

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s