Puisi : Aku….

Lia

Aku ingin tetap tersenyum, walaupun berduka

Tetap tampak kuat, meskipun rapuh

Berhati sabar, meskipun sulit

Tetap mengampuni, meskipun sakit

Tak pernah mengeluh, walau berat

Selalu tertawa, meski menangis

Aku berusaha untuk tidak menyerah

Mencoba untuk selalu tabah

Terus melangkah meskipun lelah

Serta tetap berserah kepada Allah

Aku memang bukan manusia ajaib

Aku juga bisa menangis bila disakiti

Bisa marah jika difitnah tanpa bukti

Bisa membenci jika memang harus benci

Aku bisa dan sangat bisa….

Aku sadar, suatu saat nanti

Aku akan pergi dari dunia ini

Sebelum itu terjadi

Aku hendak melakukan karyaku bagi dunia

Meski tak ada yang kenal aku

Tak ada yang peduli aku

Tak ada yang menaruh hormat kepadaku

Aku tetap melayani

Aku tetap menghargai

Aku tetap peduli

Aku tetap mengasihi

dan aku tetap mengerti

Aku menghargai, namun tak pernah minta dihargai

Aku peduli, namun tak pernah minta dipedulikan

Aku melayani, namun tak pernah minta dilayani

Aku mengasihi, namun tak pernah minta dikasihi

Aku mengerti, namun tak pernah  minta dimengerti

Aku ingin melayani dengan tulus dan  ikhlas

Sehingga disuatu saat nanti

Ketika Tuhan panggilku kembali

Aku tak mendapati lautan api

Namun hidup kekal abadi yang kudapati

Disorga kelak bersama Tuhan yang kulayani

Banjarmasin, 23 April 2013, Aku yang kini berusia 19 tahun

One thought on “Puisi : Aku….

  1. Mantap…mantap.
    Saran aku berusahalah tetap di pandirian kita,sebab zaman sekarang kita dengan mudah terpengaruh,berpaling,soalnya orang zaman sekarang berbagai cara menjerumuskan kita apa lg taunya kita panatik.
    Soalnya sy pernah dengar,ada orng Nasrani sangat aktif diGereja,dn pernah ngomong sama yg lain,katanya mengapa orng kita kok mau pindah Agama,kok dia tdk teguh,tp kenyataannya malah dia juga pindah Agama…..,soalnya waktu dia kerja diperusahaan tambang satu kantor sama beda Agama,kebetulan atas dia.jdi tiap hari dibawa orng diluar kantor,tp kenapa akhirnya hamil diluar nikah,paksa ngikut Agama atasannya.
    Inilh cerita pendek mengenai sahabat kita dlm satu iman.
    Pesan sy sangat berhati-hati kita hadapi pd orng-orng lain.
    Salam teka aku.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s