Puisi : “Merdeka!”, katamu?

Terakhir tapi paling menantang. ini adalah puisi yang harus di baca dengan ketelitian dan intonasi yang tepat, sesuai dengan tanda baca yang telah di tentukan. so, apakah anda merasa adalah orang yang pandai membaca puisi? mari coba dulu tantangan dari saya berikut ini :


“MERDEKA!” KATAMU?

—- Lia Afriliani

 

Merdeka! Merdeka!

Hari ini kau teriakkan merdeka!

Merdeka dan merdeka!

Di jalanan, di pasar, di rumah,

bahkan di kolong jembatan.

Merdeka!

 

“Merdeka!” katamu?

Kita masih buta,

Buta warna dan buta rasanya merdeka!

 

“Merdeka!” katamu?

Kita tertindih dan tertindas

Neraca hukum yang tak lagi jelas!

 

“Merdeka!” katamu?

Kebebasan dan hak kita

Dikebiri dan disunat!

 

“Merdeka!” katamu?

Kita masih mengais rejeki

Di tumpukan sampah sarat bakteri!

 

“Merdeka!” katamu?

Ah, terlalu murah mengobral kata :

“Merdeka.”

Terlalu mudah mengumbar seru :

“Merdeka!”

 

Mahal!

Merdeka yang kau katakan itu :

Mahal!

Merdeka itu mahal!

Perjuangan itu mahal!

Pengorbanan itu juga mahal!

 

Merdeka bukan kata

Merdeka bukan seruan

Merdeka adalah karya!

Merdeka adalah kerja!

 

Suatu waktu

“Merdeka!” katamu?

Pasti akan menjadi:

“Merdeka!” katamu!

“Merdeka!” kataku,

kata kita, dan kata Indonesia!

One thought on “Puisi : “Merdeka!”, katamu?

  1. Wah, sulit sekali bacanya, mbak. Tapi saya suka puisi ini, bagus dan kreatif. keep writing dan menghasilkan karya yang lebih luarbiasa lagi!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s