“Jika kau merasa bahagia ketika menulis, mengapa kau tidak menulis hari ini?”

Untitled-3 copy.jpgMenulis terasa membosankan jika tanpa disertai kerelaan untuk berbagi. Jika yang menjadi motivasi adalah ambisi, maka menulis tidak lagi membahagiakan. Menulis bukan untuk diri sendiri, melainkan untuk orang banyak. Ketika menulis hanya untuk mengejar target, penghargaan ataupun nilai, maka menulis tidak akan bisa dinikmati oleh sang penulis. Menulis adalah ekspresi diri dari yang menulis. Ekspresi diri, ekspresi keadaan, ekspresi hati, ekspresi pikiran, dan ekspresi imajinasi. Menulis itu cara. Cara untuk memuaskan hati kita, melegakan pikiran kita, dan membebaskan imajinasi kita. Menulis itu pengabdian. Pengabdian untuk para pencari informasi dan melegakan dahaga ilmu mereka. Pengabdian bagi ilmu pengetahuan dan memperkaya khazanahnya.

Dengan menulis, kita berbagi ilmu. Melalui menulis, kita berbagi jasa. Akan ada banyak orang di belahan dunia sana, yang tidak terjangkau oleh kita, tak pernah kita kenal, tak pernah kita tahu bentuk rupanya, namun akan merasa berterima kasih atas apa yang kita tulis. Tanpa kita sadari, kita telah berbuat kebaikan untuk mereka. Mungkin suatu saat akan datang buah dari kebaikan itu.

Menulis itu menyenangkan. Membahagiakan. Cobalah menulis dan teruslah menulis. Orang yang mampu menulis itu hebat. Mengapa? Karena ia adalah orang yang memiliki kemampuan untuk mempengaruhi alam pikir pembacanya. Bahkan mempengaruhi emosi pembacanya. Oleh sebab itu, tak heran, ketika suara mulut tak lagi didengarkan, goresan tajam sang pena adalah alat yang mematikan. Saya bukan penulis profesional, tapi saya menyenangi dunia tulis menulis. Saya mencintainya dan menjadikannya salah satu bagian dari keseharian. Entah ada yang membacanya atau tidak. Entah bermanfaat atau tidak. Faktanya, saya merasa bahagia ketika dapat menulis dan berbagi.

Ini postingan pertama di tahun 2016. Sengaja menulis tentang menulis. Harapannya untuk memotivasi para penulis, termasuk diri ini yang tengah bergulat dengan tulis-menulis tugas akhir.

One thought on ““Jika kau merasa bahagia ketika menulis, mengapa kau tidak menulis hari ini?”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s