Mulai Menulis “Lagi” (Semoga) 

Lama tak berjumpa dalam aksara. Mungkin ada yang berpikir bahwa saya sudah kehilangan minat untuk ngeblog lagi. Ah, jangan vonis blogger malang ini dengan sesadis itu. Tangan masih gatal untuk merangkai kata. Otak masih suka bergentayangan mencari topik tulisan. Hati masih sangat tertarik dengan tulis menulis. Sibuk?  Alasan klasik! Ya, saya memang sibuk. Tapi tidak terlalu sibuk juga sih. Karena sebenarnya masih punya waktu untuk bisa menulis lagi. Tidak ada bahan atau topik?  Penulis hebat tidak pernah habis topik. Satu objek bisa menghasilkan 10 tulisan dengan beragam perspektif. Apa masalahnya??? Diri yang tidak mampu memberi secuil waktu untuk sekedar buka dashboard blog atau bahkan mulai menulis lagi.

Beberapa waktu yang lalu, ada sesepuh yang kembali mengingatkan, kenapa jarang menulis lagi? Ayo menulis lagi! Terima kasih banyak atas ajakannya, Pak Budi Santosa.  Saya kira tidak ada yang memperhatikan apa yang saya lakukan. Ternyata salah. Masih ada orang yang tetap memantau dan peduli dengan kegiatan yang telah saya geluti sejak 2010 ini. Benar, seperti masakan. Orang yang menikmati, orang yang menilai rasanya.  Bagian kita adalah memasak dan menghidangkannya. Inilah bagian yang saya suka, memasak dan menghidangkannya. Soal rasa, soal kedua. Rasa suka dan puas di hati itu yang utama. Menulis, berpikir, merangkai kata, berbagi ilmu, bahkan sekedar cuap-cuap tidak jelas pun sudah jadi kebahagiaan. Apalagi jika ada yang menikmati manfaat dari apa yang saya hidangkan dalam blog ini. Semakin lengkap bahagia saya.

Sekarang mungkin bukan jamannya ngeblog lagi.  Ngeblog mungkin sudah kurang tenar. (mungkin,  CMIIW)  ngeblog sudah digantikan dengan vlog serta tidak kalah ramainya media sosial, seperti instagram, fb, dll.  Mungkin dia sudah terlewatkan masa jayanya. Tapi satu yang pasti, dunia masih perlu orang yang mau berbagi. Itu artinya juga, dunia masih perlu orang yang ngeblog. Termasuk blog sederhana ini dan blogger yang terkadang lalai ini.

Satu harapan, saya tampaknya perlu mendisiplinkan diri kembali untuk menulis lagi. Mengasah kemampuan, mengekspresikan pikiran, sekaligus mengeksresikan seluruh kegilaan yang bersarang di otak, hati dan  jiwa. Cieeee… Ya, semoga bisa. Doakan saja. Maaf karena postingan kali ini gak mutu. Makasih sudah mampir baca.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s