1 Tesalonika 5:1-11 : S3

Sidang jemaat, Kota Tesalonika adalah sebuah kota di Yunani Utara. Sebuah kota pelabuhan yang makmur di laut Aegea, sekaligus menjadi jalur perdagangan darat. Tesalonika merupakan kota modern yang maju, pusat pemerintahan Yunani utara dan menduduki tempat kedua setelah Athena. Untuk jemaat yang berada di kota itulah Paulus menulis surat ini.

Secara keseluruhan tema yang paling menonjol dari surat 1 Tesalonika ini adalah mengenai kedatangan Kristus untuk membebaskan umat-Nya dari murka Allah di atas muka bumi ini. Permasalahannya adalah adanya beberapa anggota jemaat yang sudah meninggal menimbulkan kekhawatiran bagi jemaat yang masih hidup, mengenai keikutsertaan mereka dalam keselamatan terakhir yang akan dinyatakan ketika Tuhan datang. Oleh karena itu, dalam 1 Tes 4:13-18 Paulus menerangkan rencana Allah bagi orang kudus yang sudah dipanggil pulang bila Kristus kembali bagi gereja-Nya. Paulus juga menasihatkan mereka yang masih hidup tentang pentingnya kesiagaan ketika Kristus datang.

Seringkali pembicaraan mengenai kedatangan Yesus yang kedua selalu membangkitkan pertanyaan: kapan hal itu akan terjadi? Pertanyaan yang didorong oleh rasa ingin tahu ini sering kali memunculkan berbagai pendapat yang spekulatif (tanpa dasar yang jelas) mengenai waktu kedatangan Kristus yang kedua. Demikian juga dengan jemaat yang ada di Tesalonika, mereka memiliki banyak pertanyaan menyangkut hal ini. Mereka ingin tahu mengenai kapan pengangkatan itu terjadi. 1 Tesalonika 5:1-11 merupakan kelanjutan dari paparan Paulus dalam suratnya ini mengenai kedatangan Yesus yang kedua. Setelah menjelaskan keadaan orang-orang yang telah meninggal pada pasal sebelumnya, Paulus juga merasa perlu untuk menegaskan mengenai waktunya. Mengapa?

     Tampaknya keingintahuan jemaat tentang arahan atau petunjuk mengenai waktu kedatangan Kristus sangatlah besar sehingga membuat mereka sering bertanya-tanya. Bahkan ada jemaat yang tidak mau bekerja karena berpikiran bahwa Kristus akan segera datang (2 Tes 3: 11). Menjawab hal itu maka dalam pasal yang kelima ini Paulus memperingati mereka mengenai pengetahuan akan zaman dan masa sebaiknya tidak perlu untuk ditulis (ay 1). Mengapa? Karena zaman dan masa itu tidak dapat diperkirakan atau dipelajari melalui pendekatan dari segi ilmu apapun. Bahkan sekalipun Paulus mampu berbicara banyak mengenai kedatangan Kristus yang kedua kalinya kepada jemaat Tesalonika, ia tetap tidak mampu untuk menjabarkan mengenai perihal zaman dan masa tersebut secara rinci.

     Namun Paulus menegaskan dalam ayat ke enam, bahwa meskipun tidak seorangpun tahu kapan kedatangan Yesus yang kedua kalinya, bukan berarti bahwa jemaat menjadi lengah dan tidak berjaga-jaga. Bahkan kesiagaan jemaat itu dibandingkan dengan kesiagaan seorang tentara (ay 8).

Sidang jemaat yang dikasihi Tuhan, keingintahuan manusia mengenai masa depan bukanlah hal yang baru. Ada berbagai macam usaha yang dilakukan oleh manusia agar mereka dapat mengetahui mengenai masa yang akan datang, seperti melalui horoskop, astrologi, dan ilmu ramal. Bahkan rasa penasaran manusia itu juga merambat mengenai kapan datangnya hari kiamat.

Dalam keyakinan Kristen, kedatangan Yesus Kristus adalah hal yang masih menjadi pertanyaan. Meskipun Alkitab dengan jelas mengatakan bahwa kedatangan hari itu tidak ada seorang pun yang tahu. Tak bisa dipungkiri jika masih ada orang Kristen yang terus bertanya-tanya dan mencari tahu mengenai kapan datangnya Kristus. Bahkan karena keingintahuan itu muncullah akibat-akibat yang buruk, misalnya kemungkinan menjadikan Alkitab sebagai sebuah buku penyelidikan ilmiah, keraguan akan otoritas Allah, bahkan kemungkinan terburuk adalah menjadi seorang atheis. Rasa penasaran ini pula bisa membuat jemaat melupakan tugas dan tanggung jawabnya selaku orang Kristen, yakni menunjukkan kasih dan imannya dalam perbuatan kepada sesama serta ikut serta mewartakan atau berbagi mengenai kabar keselamatan kepada orang-orang yang tidak percaya.

Sidang jemaat yang dikasihi Tuhan, apa yang kita pelajari dari nast ini adalah suatu hal yang sangat penting dalam iman Kristen. Mengenai kedatangan Yesus yang kedua kalinya. Sebagaimana Paulus dan jemaat Tesalonika tidak mengetahui kapan waktu itu akan tiba, demikian juga dengan kita. Namun, hendaklah kita tidak hanya menunggu tetapi kita juga bergerak, berkarya, dan melayani selama waktu masih ada. Kita adalah anak-anak terang dan sangat berbeda dengan anak-anak gelap. Kita bukan hanya berpangku tangan menunggu atau bertanya-tanya kapan waktu itu akan tiba, kita bukan hanya duduk menikmati bahwa selaku orang Kristen keselamatan itu sudah ada di genggaman kita, tetapi selama waktu itu masih ada, kita harus saling membangun satu dengan yang lain, saling menasihati, dan mewartakan kabar baik ini kepada orang yang belum percaya ataupun mereka yang masih ragu-ragu.

Oleh karena itu melalui 1 Tesalonika 5:1-11 hendak mengatakan kepada kita bahwa selaku orang percaya, kita hendaknya senantiasa berjaga-jaga di setiap waktu kita, karena kita sendiri sudah tahu bahwa kedatangan Tuhan laksana kedatangan seorang pencuri. Selain itu jangan meragukan keselamatan yang sudah ada dalam genggaman kita. Jangan sampai kita kehilangan jaminan keselamatan itu. Seraya itu tunjukkan kasih dan iman kita melalui perbuatan kita hari tiap hari, sertanya juga kita berusaha untuk mengabarkan berita keselamatan ini kepada orang-orang yang masih belum percaya kepada Tuhan. Rasa keingintahuan kita mengenai masa depan hendaknya tidak menjadi semacam batu sandungan bagi kita untuk melakukan perbuatan-perbuatan yang tidak berkenan di hadapan Tuhan. Karena itu, baiklah jangan kita tidur seperti orang-orang lain, tetapi berjaga-jaga dan sadar. Karena Allah tidak menetapkan kita untuk ditimpa murka, tetapi untuk beroleh keselamatan oleh Yesus Kristus, Tuhan kita!

Kesimpulannya, S3! Stop bertanya-tanya, mari Siaga berjaga seraya Setia berkarya sampai Sang Kristus datang. Tantangan untuk kita hari ini, mari S3, Stop bertanya-tanya, mari Siaga berjaga seraya Setia berkarya sampai Sang Kristus datang. Amin!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s