Kumpulan Tugas Teologi

Halaman ini saya buat sekedar untuk berbagi mengenai beberapa materi dari kuliah saya. Sebenarnya bukan materi, tetapi lebih tepat jika dikatakan sebagai kumpulan tugas yang telah saya kerjakan.

Semua tugas yang telah saya kerjakan dan posting di blog ini tidak berarti memiliki nilai kebenaran dan saya sendiri tidak berani menjamin bahwa apa yang telah saya kerjakan ini sudah sempurna dan sesuai dengan tuntutan dosen. Namun yang pasti ini semua sengaja saya posting dengan harapan bisa membantu teman-teman yang memerlukannya sebagai contoh, referensi, acuan, bahkan untuk menyempurnakan apa yang telah saya buat. Karena tujuan saya ingin memudahkan Anda yang tengah membutuhkannya seraya juga sebagai cadangan bagi saya takut laptop erorr dan datanya hilang. Maka boleh copas tapi copaslah secara bertanggung jawab. Sertakan sumbernya jika memang harus disertakan. Ok, no plagiat! Good Luck and Check it Out!

Perjanjian Lama

  • Sebuah upaya analisis teks Perjanjian Lama dari Kejadian 2:18-20. Hanya sekedar untuk contoh bagi yang tengah mengerjakan hermeneutika perjanjian lama.

Di dalam Kejadian pasal 1 hanya mengenai bagaimana Allah berfirman dan semuanya tercipta dengan sungguh amat baik, seolah-olah tidak ada masalah. Bahkan manusia diciptakan langsung dalam rupa perempuan dan laki-laki (Kej 1:27). Ketika kita melihat Kejadian pasal 2 tampaknya Adam dan Hawa diciptakan tidak dalam waktu yang bersamaan, namun masih harus menunggu inisiatif Allah yang melihat tidak baik jika Adam hidup sendiri. Tampaknya Kejadian pasal 2 ditulis untuk fokus pada cerita mengenai asal usul manusia, sehingga mudah untuk melanjutkan alur cerita ke pasal selanjutnya ataupun ke dalam kitab Kejadian secara keseluruhan…-  Analisis Teks Kejadian 2 – Lia 

  • Sebuah upaya analisis teks Perjanjian Lama dari Kejadian 11:1-9.

Cerita tentang menara Babel digolongkan sebagai cerita tentang permulaan dunia. Cerita ini merupakan kelanjutan dari cerita tentang Nuh (Kej 6-9). Jadi, orang-orang yang membuat menara Babel ini tidak lain adalah keturunan dari Nuh, yakni berasal dari Sem, Ham, dan Yafet (Kej 10:1-32). Secara otomatis hal ini mengisyaratkan bagi kita bahwa bahasa yang digunakan oleh semua orang pada masa itu adalah sama, karena mereka berasal dari nenek moyang yang sama juga…. – Analisis Teks Kejadian 11-Lia dkk

Perjanjian Baru

  • Sebuah upaya analisis teks Perjanjian Baru  dari 1 Tesalonika 5:1-11

Keingintahuan manusia mengenai masa depan bukanlah hal yang asing. Ada berbagai macam usaha yang dilakukan oleh manusia agar mereka dapat mengetahui mengenai masa yang akan datang, seperti melalui horoskop, astrologi, dan ilmu ramal. Bahkan rasa penasaran manusia itu juga merambat mengenai kapan datangnya hari kiamat…… – Analisis Teks 1 Tes 5

Liturgika

  • Sebuah kreasi tentang tata ibadah minggu GKE. Mungkin bisa dipraktekkan.

Tata ibadah ini berbicara tentang iman dan pergumulan, maka iman dapat dilambangkan dengan benih (melambangkan iman yang bertumbuh), kemudian untuk pergumulan dapat dilambangkan dengan rantai (bagaimana manusia kadang terbelenggu dalam pergumulannya). Sehingga penataannya, benih diletakkan di suatu wadah kemudian rantai diletakkan di atasnya. Hal ini melambang bagaimana pun berat dan sulitnya pergumulan hidup, iman percaya kita kepada Tuhan harus senantiasa tetap ada dan bertumbuh…………..- Tata Ibadah Minggu – Lia

Dogmatika

  • Suatu upaya berkristologi secara kontekstual melalui sosok tokoh yang cukup terkenal di Ampah dalam menghadapi beberapa tantangan yang ada di daerah asal saya sendiri, yakni Amsterrrrdammmm alias Ampah sedikit muter ke dalam. Gkgkgk

Kesadaran yang paling mendasar dalam Kristologi adalah Yesus Kristus bisa hadir di dalam dimensi budaya, sejarah, bahkan dalam konteks apapun. Hal ini serupa dengan apa yang dikatakan oleh Bonhoeffer bahwa Yesus yang dibatasi oleh waktu bukanlah Yesus yang sesungguhnya, Ia adalah sebagai yang melampaui segala masa dan tempat dan Ia juga tidak terisolasi oleh waktu manusia………………… – Yesus sebagai Berohong – Upaya Kristologi Lia

  • Sebuah upaya untuk bereklesiologi secara kontekstual melalui sasirangan, dalam konteks Banjarmasin.

Gereja harus memberi makna bagi dunia. Gereja tidak hanya terfokus pada kepentingannya sendiri, namun seharusnya juga memperhatikan kebutuhan jemaat dan juga masyarakat dimana ia berada. Gereja hadir bukan hanya secara institusional namun harus senantiasa hadir di dalam kehidupan jemaat dan masyarakat. Namun bagaimana gereja melaksanakan eklesiologinya ketika ia berada di dalam posisi minoritas di suatu daerah……………………- Gereja sebagai Sasirangan

Musik Gereja

  • Sebuah tugas untuk  menganalisis lagu kontemporer yang populer dari segi syair dan ketepatannya dengan ajaran Kristen.

Meski lagu ini ada sedikit “cacat” dalam sudut pandang kelompok kami, kami tetap mengakui bahwa Jonathan Prawira memang benar-benar telah menciptakan sebuah lagu yang mampu untuk menyentuh hati setiap orang yang mendengar dan menyanyikannya. Ini adalah sebuah karya lagu sederhana yang kaya akan makna teologisnya dan pesannya yang mampu menguatkan hidup orang beriman. Dengan lagu ini, kita pun akan bersama-sama mengaku bahwa ada berbagai-bagai perbuatan ajaib, tetapi Allah adalah satu yang mengerjakan semuanya dalam semua orang (1 Korintus 12:6)….. – Contoh Analisa Lagu Kontemporer

Sejarah Gereja

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s